Sebuah kelompok perkumpulan perempuan Australia menegaskan mereka tidak akan lagi mengabdi kepada Ratu Inggris, Elizabeth II. Mereka juga tidak akan terus mengikuti perintah Tuhan.
Komunitas Girl Guides Australia tentunya menimbulkan keheranan di kalangan masyarakat Australia. Tetapi politisi Australia menilai hal ini terjadi karena rakyat Australia terdiri atas latar belakang yang berbeda.
"Ratu (Elizabeth) sangat dicintai oleh rakyat. Kami pun kagum dengan perayaan 60 tahun dirinya berkuasa. Tetapi komunitas kami berasal dari latar belakang yang berbeda," ujar Komisioner Negara Bagian New South Wales Belinda Allen, seperti dikutip Daily Telegraph, Sabtu (7/7/2012).
"Kepatuhan secara universal dianggap tidak pantas bagi perempuan di tahan 2012 ini," pungkas Allen.
Meski perempuan-perempuan yang sebagian masih muda ini menolak pengabdiannya kepada Ratu Elizabeth, mereka justru menyatakan sumpahnya untuk masyarakat dan pemerintah Australia. Mereka pun bersumpah untuk jujur kepada dirinya sendiri.
Perempuan-perempuan ini pun menilai perubahan yang mereka lakukan ditujukan untuk membuat Australia menjadi lebih moderan dan relevan terhadap perubahan. Dengan sumpah baru ini, kelompok itu berharap mendapatkan anggota baru hingga mencapai 28 ribu perempuan.
Girl Guides Australia sudah menimbang sumpah ini selama dua tahun. Beberapa dari anggota mereka sempat keberatan dengan perubahan dari sumpah komunitas yang sudah berusia hampir 100 tahun tersebut.
Sumber : http://international.okezone.com/read/2012/07/06/413/660017/perempuan-australia-tolak-mengabdi-pada-ratu-inggris
- Recent Posts
- Comments
Advertisement




